Wednesday, December 4, 2019

Membuat Project Baru Dengan Code Igniter

Assallamualaikum Wr.Wb
Hari ini saya akan share bagaimana dan hal-hal yang perlu teman-teman lakukan untuk membuat project baru menggunakan Framework Code Igniter.
Seperti biasa, sebelum kita memulai pengodingan, teman-teman harus mengetahui apa itu Code Igniter dan semacam nya untuk kepentingan project ke depannya.
Code Igniter di tulis oleh Rick Ellis, seorang musisi rock yang beralih profesi menjadi programmer. Penulisan ini dilakukan oleh Rick setelah melakukan riset kecil-kecilan. Dalam riset tersebut Rick menilai bahwa banyak Framework PHP yang :
  1. Menggunakan banyak asumsi bahwa pemograman memiliki keterampilan tinggi dan pengetahuan luas.
  2. Mempersyaratkan ketergantuangan pada PEAR (PHP extention and Repository) dan banyak aplikasi open source lain  nya.
  3. Hanya kompatibel dengan PHP 5.
  4. Berukuran terlalu besar atau minimalis untuk di gunakan.
  5. Dokumentasi nya kurang baik, itupun jika memiliki dokumentasi
Rick berniat membuat CI hanya berukulan kecil, dapat berjalan ringan tetapi memenuhi fitur umum aplikasi PHP.

Sedangkan Framework adalah kumpulan kelas (class), fungsi (function, methode) yang disusun secara sistematis berdasarkan kegunaan atau fungsionalitas tertentu untuk mempermudah pembuatan atau pengembangan aplikasi.

Nah dari pengertian di atas, teman-teman dapat menarik kesimpulan sebuah framework di ciptakan untuk mempermudah kita dalam membuat sebuah aplikasi. Sedangkan Framework Code Igniter di ciptakan oleh Rick Ellis untuk mempermudah para programmer terkhusus pada programmer PHP dalam membuat sebuah aplikasi PHP yang terstruktur dan mempunyai dokumentasi yang lengkap serta tidak terlalu besar.

Setelah teman-teman mengetahui tentang apa itu Code Igniter dan Framework, selanjutnya kita dapat mulai saja.
Yang pertama kali teman-teman lakukan adalah menyiapkan Code Igniter, teman-teman dapat mendownload nya di sini .
Teman-teman download saja Code Igniter Versi 3.



Kenapa di sarankan CI Versi 3, karena menurut saya Versi 3 merupakan versi yang paling stabil di antara 3 buah versi di atas. Kebetulan saya sendiri menggunakan CodeIgniter versi 3.1.9
Setelah teman-teman download, letakan file ekstrak nya ke C/xampp/htdoc. Satu hal lagi yang perlu dilakukan, rename folder dari CodeIgniter tersebut. Jika sudah, teman-teman dapat panggil dengan mengetikan di browser "localhost/(nama_folder CI)" seperti gambar dibawah ini.

Jika cara teman-teman sudah mengikuti arahan di atas, seharus tampilan browser teman-teman seperti tampilan di atas. Namun jika tampilan teman-teman selain yang di atas, pasti ada yang terlewatkan dari tatacara di atas. Teman-teman dapat mengulangi nya dari awal lagi untuk mendapatkan tampilan seperti dia atas. Karena kalau tampilan teman-teman tidak seperti di atas, maka tutorial nya tidak dapat di lanjutkan ke step berikutnya.
Untuk step selanjutnya, kita akan setting file pada folder config. File-file yang kita setting adalah autoload.php, config.php, database.php dan routes.php.





Selanjutnya, settingan yang teman-teman harus lakukan pada file autoload.php yaitu penambahan libraries dan helper seperti gambar dibawah ini :




Lalu pada config.php, yang kita ubah terletak pada baris ke 26 yaitu base_url dari project yang akan kita buat. sesuaikan dengan nama folder project kita ya.


Disini nama folder project yang akan saya buat adalah CodeIgniter, jadi nama base_url yang saya daftarkan adalah 'http://localhost/CodeIgniter/'. Kenapa "localhost"? , karena saya hanya menggunakan project tersebut di laptop saya, bukan untuk di distribusikan.

Yang kita setting selanjutnya adalah database.php. Yang akan kita ubah berada pada baris ke - 76 dan selanjutnya.



Sesuaikan saja username dan database dengan database teman-teman.
Selanjutnya yang akan setting adalah routes.php. Pada routes.php yang akan kita rubah ada pada baris ke -52 seperti pada gambar dibawah ini.


Welcome merupakan controller default (controller utama) yang disediakan oleh Code Igniter untuk menampilkan pesan welcome seperti yang ada pada gambar pertama.
Nah disini teman-teman harus menentukan nama controller yang akan teman-teman pakai, kalau saya akan memakai controller buatan saya sendiri dengan nama cnt_tes.php.




Selanjutnya adalah membuat controller cnt_tes.php pada folder applications/controller.


Untuk koding nya, sebagai berikut :




Pada kode "public function index()" maksudnya adalah ketika ketika website pertama kali di load, maka website akan memanggil default controller yaitu cnt_tes.php, lalu cnt_tes.php akan memanggil blog-izazzil.php pada folder view.

Selanjutnya kita akan membuat sebuah view pada folder view dengan nama file blog-izazzil.php. 
Cukup isikan saja koding HTML yang dapat menampilkan pemberitahuan seperti berikut :


Maka tampilannya kira-kira akan seperti ini :



Search This Blog